LUMAJANG – Masa kepemimpinan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Komisariat Universitas Lumajang resmi berganti. Muhammad Badrihuja terpilih sebagai Ketua Komisariat yang baru menggantikan Naufal Rafi Ramzy melalui forum Musyawarah Anggota Komisariat (MAK) yang digelar pada Senin, 7 September 2026.
Forum MAK yang berlangsung penuh dinamika dan nuansa kekeluargaan tersebut menjadi arena regenerasi kepemimpinan sekaligus evaluasi perjalanan organisasi periode sebelumnya. Penetapan Muhammad Badrihuja sebagai ketua baru ditandai dengan penyerahan mandat pergerakan untuk membawa arah baru kepengurusan GMNI Universitas Lumajang ke depan.
Dalam sambutannya usai ditetapkan, Muhammad Badrihuja menyampaikan apresiasi atas dedikasi pengurus periode sebelumnya di bawah kepemimpinan Naufal Rafi Ramzy. Ia menekankan komitmennya untuk memperkuat konsolidasi internal serta mempertegas peran kader GMNI dalam mengawal isu-isu kemahasiswaan dan kerakyatan di Lumajang.
“Estafet kepemimpinan ini adalah amanah besar. Fokus awal kita adalah memperkuat ideologisasi kader, menjaga soliditas internal, serta memastikan GMNI Universitas Lumajang tetap hadir aktif memberikan dampak nyata bagi kampus dan masyarakat,” tegas Badrihuja.
Sementara itu, demisioner Ketua GMNI Komisariat Universitas Lumajang, Naufal Rafi Ramzy, menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh kader yang telah membersamai perjalanan kepengurusannya. Ia berharap kepengurusan baru mampu membawa terobosan yang lebih progresif.
“Regenerasi adalah keniscayaan dalam organisasi pergerakan. Saya meyakini di bawah kepemimpinan Bung Badrihuja, GMNI Komisariat Universitas Lumajang akan semakin solid dan progresif dalam menjalankan roda organisasi,” ungkap Naufal.
Dengan selesainya agenda MAK ini, kepengurusan baru yang dipimpin Muhammad Badrihuja akan segera menyusun struktur kepengurusan lengkap serta merumuskan program kerja strategis untuk periode mendatang(Ky).
