SMPN 2 Kuripan Gandeng BNNP NTB Gelar Sosialisasi P4GN Bagi Guru dan Pegawai

Lombok Barat – SMP Negeri 2 Kuripan menggandeng Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk memberikan pembekalan kepada guru dan pegawai terkait Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Kegiatan tersebut berlangsung di Laboratorium IPA SMPN 2 Kuripan, Sabtu (31/10/2026), dan diikuti oleh 40 guru dan pegawai.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh M. Syarif Khalili, S.Pd.I., selaku Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Lombok Barat. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika harus menjadi perhatian bersama, termasuk di lingkungan satuan pendidikan.

Beliau menegaskan bahwa sekolah memiliki peran strategis dalam membangun karakter dan melindungi peserta didik dari berbagai ancaman penyalahgunaan narkoba. Oleh karena itu, guru dan tenaga kependidikan perlu memiliki pengetahuan serta pemahaman yang memadai mengenai bahaya narkotika dan langkah-langkah pencegahannya.

“Guru tidak hanya bertugas menyampaikan ilmu pengetahuan kepada peserta didik, tetapi juga memiliki tanggung jawab dalam membentuk karakter dan menjaga generasi muda dari pengaruh negatif narkoba. Saya mengapresiasi langkah yang diambil oleh Kepala SMPN 2 Kuripan dengan memberikan pembekalan kepada guru dan pegawan dan nantinya informasi tentang P4GN ini akan diimbaskan kepada siswa-siswi” ujarnya.

Lebih lanjut beliau memberikan contoh suatu kisah yang menurut saya patut kita jadikan bahan renungan, yaitu perjalanan hidup seorang gembong narkoba bernama Freddy Budiman. Ia dikenal sebagai salah satu bandar narkoba besar di Indonesia. Setelah menjalani proses hukum, berada di dalam penjara, dan dijatuhi hukuman mati, berbagai pemberitaan dan kesaksian menyebutkan bahwa ia mengalami perubahan dalam kehidupannya. Ia dikabarkan semakin mendalami agama, memperbanyak ibadah, dan menunjukkan perubahan perilaku selama menjalani masa tahanan.

“Apa pelajaran yang bisa kita ambil dari kisah tersebut?yaitu sebesar apa pun kesalahan seseorang, kesadaran untuk berubah tetap harus dihargai. Namun, perubahan itu tidak menghapus konsekuensi hukum atas perbuatan yang telah dilakukan, jangan pernah menunggu sampai hidup kita berada di ujung penyesalan untuk mulai memperbaiki diri. Jangan sampai kita baru sadar betapa berharganya kesehatan, keluarga, pendidikan, dan masa depan setelah semuanya rusak akibat narkoba. Agama dan nilai-nilai moral harus menjadi benteng dalam kehidupan kita. Keimanan, pendidikan karakter, serta lingkungan pergaulan yang baik dapat membantu kita menjauhkan diri dari perilaku yang merusak. Melalui kegiatan ini, saya berharap para guru dan pegawai dapat menjadi pelopor serta agen pencegahan narkoba di lingkungan sekolah maupun masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, H. Karnaen, S.Pd. Kepala SMPN 2 Kuripan menyampaikan apresiasi kepada BNNP NTB dan Dinas Pendidikan Kabupaten Lombok Barat atas dukungan dan kerja samanya dalam kegiatan ini.

Menurutnya, pembekalan P4GN sangat penting bagi seluruh warga sekolah, khususnya guru dan pegawai, agar memiliki kesadaran serta pemahaman yang benar tentang bahaya penyalahgunaan narkotika.

“Kami menyadari bahwa pencegahan penyalahgunaan narkoba tidak bisa hanya dibebankan kepada satu pihak. Sekolah harus mengambil bagian aktif dalam upaya tersebut. Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh guru dan pegawai mendapatkan pengetahuan yang bermanfaat sehingga mampu menjadi contoh, memberikan edukasi, serta melakukan langkah-langkah pencegahan di lingkungan sekolah,” ujarnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Lalu Muhammad Desrial F, M.Si., Penyuluh BNNP NTB. Dalam pemaparannya, ia memberikan edukasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika, upaya pencegahan, serta pentingnya peran seluruh elemen masyarakat dalam mendukung program P4GN.

Ia juga mengajak para guru dan pegawai untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar serta membangun komunikasi dan pengawasan yang baik terhadap siswa agar terhindar dari pengaruh penyalahgunaan narkoba.

Melalui kegiatan P4GN ini, SMPN 2 Kuripan berharap terbangun lingkungan pendidikan yang aman, sehat, dan bersih dari penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika. Selain itu, para guru dan pegawai diharapkan dapat menjadi perpanjangan tangan dalam mensosialisasikan semangat P4GN kepada peserta didik, keluarga, dan masyarakat(Yp).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *