MATARAM – Suasana berbeda tampak di SMA Negeri 6 Mataram pada Jum’at (23/10/2026). Sekolah ini menggelar Pemilihan Ketua OSIS (Pilketos) dengan konsep yang dikemas mirip Pemilu sesungguhnya.
Tidak main-main, kegiatan ini bahkan didampingi langsung oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Mataram.
Tiga kandidat maju dalam pemilihan, yakni:
No Urut 1. Alif Saggaf Firdaus & Ida Ayu Made Kiran Apsari, 2. M. Zidan & Harmaeni, 3. I Kadek Siwa Adyana & Hanifa Aulia.
Untuk memeriahkan kegiatan, panitia menyiapkan tiga Tempat Pemungutan Suara (TPS) di lapangan sekolah.
Seluruh siswa berpartisipasi dengan tertib. Mereka terlibat sebagai panitia, pengawas TPS, saksi, hingga pemilih pemula yang antusias menyalurkan hak suaranya. Suasana semakin terasa semarak saat penghitungan suara berlangsung. Dari total 1.037 pengguna hak pilih, terdapat 937 suara sah dan 100 suara tidak sah. Hasilnya M. Zidan & Harmaeni memperoleh suara terbanyak 479 dan terpilih sebagai Ketua dan Wakil Ketua OSIS SMA Negeri 6 Mataram Periode 2026/2027.

Plt Kepala SMA Negeri 6 Mataram, Moh. Ridwan, S.Pd memberikan apresiasi atas partisipasi seluruh pihak. Ia menekankan bahwa Pilketos ini bukan sekadar ajang pemilihan.
“Kegiatan ini bukan hanya memilih Ketua dan Wakil Ketua OSIS, tapi juga memberikan pengalaman berharga tentang pentingnya demokrasi,” ujarnya.
Sementara itu, Muslih Syuaib Kepala Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia (Kadiv Sosdiklih, Parmas, dan SDM) KPU Kota Mataram menyebut Pilketos ini sebagai langkah positif menanamkan nilai demokrasi sejak dini.
“Keberhasilan pemilu 2024 yang lalu dapat direplikasi dan diterapkan oleh seluruh sekolah seperti yang dilakukan oleh SMA Negeri 6 Mataram sekarang. Ini merupakan bagian dari upaya menanamkan nilai-nilai demokrasi sejak dini kepada para pemili pemula dikalangan pelajar” ujarnya.

Menurutnya, pemilihan Ketua OSIS bukan sekadar memilih seorang pemimpin, tetapi juga menjadi momentum untuk membangun kesadaran berdemokrasi, menjunjung tinggi sportivitas, dan menghargai hak setiap pemilih.
“Kami berharap pelaksanaan Pilketos ini dapat berlangsung secara demokratis serta menjadi pengalaman berharga bagi para siswa dalam memahami proses pemilihan yang bertanggung jawab” Imbuhnya.
Hal senada juga disampaikan Bambang Suprayogi Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kota Mataram saat diwawancarai disela-sela memantau pelaksanaan pencoblosan Pilketos, ia berharap pelaksanaan Pilketos ini menjadi kesempatan bagi para siswa untuk belajar menerapkan nilai-nilai demokrasi, mulai dari proses debat calon, pemungutan suara hingga penghitungan suara.
“Kami berharap seluruh tahapan dapat berjalan dengan tertib, jujur, adil, dan transparan, selain itu siswa-siswi harus menjaga netralitas, menghormati perbedaan pilihan, serta menghindari praktik kecurangan dalam proses pemilihan” ujarnya.
Lebih lanjut Bambang Suprayogi mengatakan melalui pendampingan Bawaslu bersama KPU Kota Mataram ini, kami ingin menanamkan pemahaman kepada para siswa bahwa setiap suara memiliki nilai yang sama dan harus dihormati. Siapa pun yang terpilih nantinya, seluruh pihak diharapkan dapat menerima hasil pemilihan dengan lapang dada,” tambahnya(Yp).






