HIMM Hadirkan Album Debut Selamanya, Merangkai Kisah Cinta Dewasa yang Jujur dan Reflektif
- account_circle Gapura News
- calendar_month Jum, 30 Jan 2026
- visibility 31
- comment 0 komentar

Atwork HIMM - Selamanya
JAKARTA – Industri musik pop Indonesia kedatangan suara baru yang menawarkan kejujuran emosional. HIMM, solois dengan nama asli Himawan Darma, resmi memperkenalkan album debutnya bertajuk Selamanya, sebuah karya yang merangkum perjalanan cinta sebagai proses yang utuh—penuh keyakinan, keraguan, kehilangan, hingga keberanian untuk memulai kembali.
Diproduksi oleh Goss Records, Selamanya menjadi penanda penting perjalanan musikal HIMM. Album ini menegaskan identitasnya sebagai penulis lagu yang matang, reflektif, dan dekat dengan pengalaman sehari-hari. Alih-alih menyajikan cerita cinta yang ideal, HIMM memilih menampilkan sisi-sisi rapuh yang justru terasa nyata dan relevan.
Berisi sembilan lagu, Selamanya dirancang sebagai satu kesatuan cerita emosional. Album dibuka dengan lagu berjudul sama, “Selamanya”, yang menggambarkan cinta dalam fase dewasa—ketika pernikahan dipandang sebagai komitmen sadar, bukan sekadar romantisme sesaat. Cerita kemudian mengalir ke berbagai fase lain: angan-angan yang dipendam dalam “Angan Tentangmu”, ketertarikan spontan yang manis di “Aduh Gila”, hingga patah hati yang membuat segalanya terasa berhenti lewat “Terhenti” dan harapan yang tak tersampaikan dalam “Jika”.
Memasuki paruh kedua, nuansa album menjadi lebih intim dan kontemplatif. “Pengagummu” mengisahkan cinta diam-diam yang tak pernah terucap, sementara “Melawan Sepi” merekam proses pendewasaan di tengah kesendirian. Lagu “Jauh Tak Kembali” berbicara tentang merawat kenangan tanpa menggantungkan harapan, sebelum akhirnya ditutup oleh “Hey Kamu”, lagu bernuansa ringan dan optimistis yang menyiratkan bahwa hidup dan cinta tetap layak disambut, apa pun yang telah terjadi.
Dari sisi musikal, Selamanya hadir dengan balutan pop yang bersih dan terasa lintas waktu. Irwan Kusumajaya dipercaya sebagai arranger sekaligus pemain keyboard, membangun lanskap musik yang rapi dan emosional. Sentuhan gitar dan bass dari Roy Ferrynta menambah kehangatan karakter lagu, sementara proses rekaman hingga mastering ditangani Delon Sagita untuk menjaga kejernihan dan ambience keseluruhan album. Album ini diproduseri oleh Nina Silvana, yang memberi ruang luas bagi narasi dan eksplorasi musikal HIMM berkembang secara organik.
Lewat Selamanya, HIMM memosisikan diri bukan sekadar sebagai penyanyi, melainkan pencerita. Album ini tidak menjanjikan kisah cinta yang sempurna, tetapi merayakan ketidaksempurnaan sebagai bagian tak terpisahkan dari perjalanan hidup.
Album Selamanya kini telah tersedia di berbagai platform digital, termasuk Spotify dan YouTube Music, dan siap mengajak pendengar menelusuri satu fase cinta ke fase berikutnya bersama HIMM.
- Penulis: Gapura News
