Breaking News
Beranda » Kesehatan » Nyeri Sendi Kerap Kambuh? Ini 10 Obat Asam Urat Alami dari Tanaman Herbal yang Mudah Ditemukan

Nyeri Sendi Kerap Kambuh? Ini 10 Obat Asam Urat Alami dari Tanaman Herbal yang Mudah Ditemukan

  • account_circle Gapura News
  • calendar_month Jum, 30 Jan 2026
  • visibility 43
  • comment 0 komentar

RASA  nyeri mendadak di persendian, disertai bengkak dan sensasi panas, kerap menjadi “alarm” bagi banyak orang—terutama mereka yang memasuki usia dewasa. Kondisi ini sering dikaitkan dengan asam urat, gangguan kesehatan yang umum dialami pria di atas 30 tahun, meski perempuan juga berisiko, terutama setelah menopause.

Serangan asam urat bisa datang tiba-tiba dan bertahan selama beberapa hari. Nyeri yang muncul bahkan kerap membuat penderitanya kesulitan beraktivitas. Hampir semua persendian berisiko terkena, namun jari tangan, lutut, pergelangan kaki, dan jari kaki menjadi area yang paling sering terdampak.

Selain pengobatan medis, banyak orang mulai melirik alternatif alami untuk membantu meredakan gejala. Tanaman herbal yang mudah didapat di sekitar kita ternyata menyimpan potensi besar sebagai pereda nyeri dan peradangan akibat asam urat. Berikut 10 obat asam urat alami dari tanaman herbal yang bisa dicoba.

1. Daun Salam

Tak hanya sebagai penyedap masakan, daun salam mengandung flavonoid, tanin, dan minyak atsiri yang berkhasiat meredakan peradangan. Rebus 5–10 lembar daun salam dengan 3 gelas air hingga tersisa sepertiganya, lalu minum secara rutin.

2. Biji Seledri

Biji seledri mengandung glikosida yang dipercaya membantu mengatasi gangguan persendian. Rebus biji seledri dengan 3 gelas air hingga tersisa setengahnya, saring, lalu konsumsi 2–3 kali sehari.

3. Sambiloto

Meski rasanya pahit, sambiloto dikenal ampuh sebagai tanaman herbal. Kandungan aldehid, keton, dan flavonoid di dalamnya berperan sebagai pereda nyeri alami. Rebus segenggam kecil daun sambiloto dengan 2 gelas air dan minum air rebusannya sekali sehari.

4. Teh Hijau

Tak hanya populer sebagai minuman sehat, teh hijau mengandung polifenol dan antioksidan yang bersifat antiinflamasi. Konsumsi 1–2 gelas teh hijau per hari untuk membantu menekan risiko asam urat.

5. Brotowali

Tanaman pahit ini telah lama digunakan sebagai ramuan tradisional. Selain asam urat, brotowali juga dikenal bermanfaat untuk tekanan darah, kolesterol, dan daya tahan tubuh. Rebus batang atau daunnya, saring, lalu minum air rebusannya.

6. Sidaguri

Sidaguri kerap digunakan dalam pengobatan tradisional untuk meredakan nyeri rematik dan asam urat. Cara pengolahannya sederhana, cukup direbus, disaring, dan diminum.

7. Kumis Kucing

Tanaman ini membantu memperlancar pengeluaran asam urat melalui urin berkat sifat diuretiknya. Rebus daun kumis kucing bersama irisan jahe merah, lalu konsumsi air rebusannya.

8. Teh Jelatang

Berasal dari Bengkulu Selatan, jelatang dikenal sebagai herbal pereda nyeri sendi. Seduh 1–2 sendok teh jelatang kering dengan air panas, saring, dan minum hingga 3 gelas per hari.

9. Jahe

Jahe mengandung senyawa antiinflamasi alami yang membantu meredakan nyeri sendi. Air rebusan jahe hangat dapat dikonsumsi secara rutin.

10. Kunyit

Kandungan kurkumin dalam kunyit dikenal sebagai pereda peradangan dan nyeri, termasuk akibat asam urat. Kunyit bisa dikonsumsi sebagai rebusan atau campuran minuman herbal.

Itulah 10 tanaman herbal yang dapat dimanfaatkan sebagai obat asam urat alami. Selain mudah diperoleh dan diolah, pengobatan herbal ini kerap dipilih karena minim efek samping. Meski demikian, tetap disarankan untuk mengombinasikannya dengan pola makan sehat dan gaya hidup seimbang agar hasilnya lebih optimal.

  • Penulis: Gapura News

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nada Terakhir Ryan Kyoto: Musisi Era 80–90-an Berpulang, Karya Abadi Tinggal Kenangan

    Nada Terakhir Ryan Kyoto: Musisi Era 80–90-an Berpulang, Karya Abadi Tinggal Kenangan

    • calendar_month Rab, 28 Jan 2026
    • account_circle Gapura News
    • visibility 44
    • 0Komentar

    JAKARTA – Nada-nada yang pernah mengisi kejayaan musik Indonesia era 1980–1990-an kini tinggal kenangan. Ryan Kyoto, penyanyi sekaligus pencipta lagu yang karyanya melekat di ingatan banyak penikmat musik Tanah Air, berpulang pada Rabu (28/1/2026) pagi. Ia menghembuskan napas terakhir di RS Polri, Jakarta Timur, pada usia 67 tahun. Musisi bernama asli Risniryan itu meninggal dunia […]

  • Air Direbus Tak Selalu Aman: Fakta Sains di Balik Air Mendidih

    Air Direbus Tak Selalu Aman: Fakta Sains di Balik Air Mendidih

    • calendar_month Sel, 10 Feb 2026
    • account_circle atz
    • visibility 19
    • 0Komentar

    SELAMA  bertahun-tahun, merebus air dipercaya sebagai cara paling sederhana dan aman untuk mendapatkan air minum. Keyakinan ini begitu mengakar: selama air sudah mendidih, maka otomatis layak dikonsumsi. Namun, perkembangan sains menunjukkan bahwa anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar. Rebusan Ampuh Lawan Kuman, Tapi Bukan Segalanya Secara ilmiah, merebus air hingga mencapai titik didih sekitar 100 derajat […]

  • Pembatasan Truk Berlaku, 48 Jembatan Timbang Disulap Jadi Rest Area Lebaran 2026

    Pembatasan Truk Berlaku, 48 Jembatan Timbang Disulap Jadi Rest Area Lebaran 2026

    • calendar_month Jum, 13 Feb 2026
    • account_circle riberi
    • visibility 23
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pemerintah mulai memanaskan mesin persiapan arus mudik Lebaran 2026. Di satu sisi, kebijakan pembatasan operasional angkutan barang kembali diterapkan demi kelancaran perjalanan pemudik. Di sisi lain, muncul pertanyaan klasik: apakah langkah ini cukup efektif mengurai kepadatan, atau hanya solusi sementara yang berulang tiap tahun? Melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdat) Kementerian Perhubungan, […]

  • Menjaga Rasa Sejak 1965, Kopi Cap Bemo Bertahan di Jantung Pasar Rawamangun

    Menjaga Rasa Sejak 1965, Kopi Cap Bemo Bertahan di Jantung Pasar Rawamangun

    • calendar_month Rab, 4 Feb 2026
    • account_circle adam
    • visibility 32
    • 0Komentar

    JAKARTA – Aroma kopi itu tak pernah benar-benar pergi dari Pasar Rawamangun, Jakarta Timur. Ia bertahan, mengendap, lalu tumbuh bersama waktu. Dari antara hiruk-pikuk pedagang dan deru kendaraan yang datang dan pergi, satu nama terus diseru para penikmat kopi lintas generasi: Toko Kopi Cap Bemo. Kisahnya bermula pada 1965, ketika almarhum Rahman Lahirin bersama istrinya, […]

  • Wujudkan Mimpi Anak Indonesia, Mahakarya Pictures Rilis Trailer Resmi Film Petualangan ‘Pelangi di Mars’

    Wujudkan Mimpi Anak Indonesia, Mahakarya Pictures Rilis Trailer Resmi Film Petualangan ‘Pelangi di Mars’

    • calendar_month Sen, 16 Feb 2026
    • account_circle Gapura News
    • visibility 20
    • 0Komentar

    JAKARTA – Mahakarya Pictures merilis trailer resmi film anak bertema petualangan dan fiksi ilmiah, Pelangi di Mars, dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat 13 Februari 2026. Film ini mengangkat kisah perjalanan seorang anak Indonesia di Planet Mars yang mengemban misi penting demi mengatasi krisis air di Bumi. Dikembangkan selama lima tahun, produksi ini menggunakan teknologi Extended […]

  • Dari Lereng Bromo, Museum Tengger Jadi Benteng Terakhir Budaya Suku Tengger

    Dari Lereng Bromo, Museum Tengger Jadi Benteng Terakhir Budaya Suku Tengger

    • calendar_month Rab, 28 Jan 2026
    • account_circle Badrin Masuka
    • visibility 40
    • 0Komentar

    PROBOLINGO –  Upaya pelestarian budaya masyarakat Suku Tengger mendapat tonggak penting dengan diresmikannya Museum Tengger di kawasan kaki Gunung Bromo, Jawa Timur. Museum ini diresmikan langsung oleh Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, sekaligus menjadi penanda tuntasnya proses revitalisasi yang dilakukan secara kolaboratif antara Kementerian Kebudayaan dan Pemerintah Kabupaten Probolinggo. Revitalisasi Museum Tengger digarap melalui sinergi […]

expand_less