Breaking News
Beranda » Parwisata » Gejolak Timur Tengah Tak Goyahkan Pariwisata RI, Menpar Pastikan Destinasi Tetap Aman

Gejolak Timur Tengah Tak Goyahkan Pariwisata RI, Menpar Pastikan Destinasi Tetap Aman

  • account_circle riberi
  • calendar_month Kam, 12 Mar 2026
  • visibility 14
  • comment 0 komentar

JAKARTA – Pemerintah memastikan sektor pariwisata nasional tetap berjalan aman dan kondusif bagi wisatawan meski dunia tengah menghadapi dinamika geopolitik, termasuk perkembangan situasi di kawasan Timur Tengah. Kementerian Pariwisata menegaskan langkah antisipatif terus dilakukan agar aktivitas wisata di Indonesia tetap stabil dan menarik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.

Widiyanti Putri Wardhana selaku Menteri Pariwisata menyatakan pemerintah terus memantau perkembangan situasi global secara intensif untuk memastikan dampaknya terhadap sektor perjalanan dan pariwisata tetap terkendali.

“Pemerintah terus memantau perkembangan situasi secara saksama,” kata Widiyanti dalam Laporan Bulanan Kementerian Pariwisata di Jakarta, Rabu (11/3/2026).

Ia menjelaskan bahwa sektor pariwisata sangat berkaitan dengan mobilitas lintas negara. Oleh karena itu, dinamika yang terjadi di berbagai kawasan dunia, termasuk di Timur Tengah, berpotensi menimbulkan ketidakpastian terhadap perjalanan internasional maupun industri pariwisata global.

Menyikapi kondisi tersebut, Kementerian Pariwisata menyiapkan langkah-langkah adaptif untuk menjaga momentum pertumbuhan sektor ini. Salah satunya melalui penyesuaian fokus pasar wisata dengan memperkuat promosi pada negara-negara yang memiliki akses perjalanan relatif stabil seperti Asia Timur, Asia Selatan, Asia Tenggara, dan Oseania.

Selain pergeseran target pasar, pemerintah juga memperkuat promosi pariwisata melalui kampanye digital yang lebih masif, memperbanyak kegiatan dan event lintas negara, serta mendorong minat wisatawan nusantara untuk berwisata di dalam negeri.

Widiyanti juga menanggapi dampak penutupan ruang udara di beberapa wilayah Timur Tengah yang sempat memengaruhi perjalanan sebagian wisatawan internasional. Menurutnya, pemerintah telah mengambil langkah-langkah untuk memastikan para wisatawan tetap aman hingga perjalanan mereka dapat dilanjutkan.

“Kami juga memastikan bahwa wisatawan yang saat ini berada di Indonesia tetap mendapatkan pelayanan dan dukungan yang baik,” ujarnya.

Dalam laporan kinerja bulanan periode Maret 2026, Kementerian Pariwisata mencatat tren positif pada awal tahun. Pada Januari 2026, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara melalui pintu masuk utama mencapai 1,01 juta kunjungan.

Malaysia menjadi penyumbang terbesar dengan 150,5 ribu kunjungan, diikuti Australia, Tiongkok, Singapura, dan India. Data dari pintu masuk perbatasan lainnya masih menunggu publikasi dari Badan Pusat Statistik.

“Negara-negara tersebut mencerminkan kombinasi pasar tradisional dan pasar strategis yang terus menjadi fokus pengembangan pariwisata Indonesia,” kata Widiyanti.

Sementara itu, Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa mengungkapkan jumlah perjalanan wisatawan nusantara pada Januari 2026 tercatat mencapai 102,04 juta perjalanan, atau turun sekitar 0,93 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Menurutnya, penurunan tersebut dipengaruhi oleh posisi Januari yang berada di antara libur Natal dan Tahun Baru serta menjelang periode libur besar berikutnya seperti Imlek dan Lebaran.

“Namun demikian, pergerakan wisatawan nusantara diperkirakan akan kembali meningkat seiring berbagai momentum liburan serta semakin banyaknya paket wisata yang ditawarkan oleh pelaku industri. Pemerintah optimistis dapat mencapai target 1,18 miliar perjalanan wisatawan nusantara pada tahun 2026 melalui berbagai program promosi dan peningkatan kesiapan destinasi,” ucap Ni Luh Puspa.

Di sisi lain, perjalanan warga negara Indonesia ke luar negeri pada awal tahun juga meningkat sekitar 1,65 persen menjadi sekitar 1 juta perjalanan. Tujuan utama perjalanan tersebut masih didominasi Malaysia, Arab Saudi, dan Singapura dengan kontribusi mencapai 58,58 persen.

Jika dibandingkan dengan perjalanan wisatawan Indonesia ke luar negeri, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia masih lebih tinggi, terutama dengan tambahan data dari metode Mobile Positioning Data (MPD). Dengan kondisi tersebut, Indonesia masih mencatatkan neraca devisa pariwisata yang positif.

Untuk menjaga momentum pertumbuhan sektor pariwisata, pemerintah juga memperkuat berbagai agenda strategis. Dalam Rapat Koordinasi Nasional bersama pemerintah pusat dan daerah, Presiden Prabowo Subianto meluncurkan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) sebagai upaya meningkatkan kualitas dan daya saing destinasi wisata nasional.

Selain itu, Wakil Presiden bersama Kementerian Pariwisata juga menggelar silaturahmi dengan 52 pelaku industri pariwisata di Politeknik Pariwisata Bali untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha.

Menjelang musim libur Lebaran, pemerintah juga menyiapkan berbagai langkah antisipatif untuk mengelola lonjakan mobilitas masyarakat. Salah satunya melalui stimulus insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) untuk tiket pesawat ekonomi domestik yang diperkirakan dapat menurunkan harga tiket sekitar 17 hingga 18 persen.

Selain itu, pemerintah telah melakukan pendataan lebih dari 4.700 Daya Tarik Wisata (DTW) rawan bencana di seluruh Indonesia sebagai bagian dari upaya mitigasi risiko dan peningkatan keselamatan wisatawan.

Dalam upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia pariwisata, Kementerian Pariwisata juga membuka Penerimaan Mahasiswa Baru Politeknik Pariwisata melalui Seleksi Bersama Masuk Tahun Akademik 2026/2027 dengan kuota 2.166 dari total 3.610 kursi. Pendaftaran dibuka sejak 11 Februari hingga 1 Mei 2026.

Melalui berbagai langkah tersebut, pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan sektor pariwisata secara berkelanjutan sehingga mampu menghadirkan pengalaman wisata yang aman, berkualitas, dan memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian nasional.

  • Penulis: riberi
  • Editor: ameri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diplomasi Budaya Indonesia–Kuwait: Generasi Muda Menyatu Lewat Angklung dan Batik

    Diplomasi Budaya Indonesia–Kuwait: Generasi Muda Menyatu Lewat Angklung dan Batik

    • calendar_month Kam, 29 Jan 2026
    • account_circle Gapura News
    • visibility 34
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pertukaran budaya kembali menjadi jembatan persahabatan antarbangsa. Indonesia membuka ruang perjumpaan lintas budaya bagi generasi muda Kuwait melalui program Immersion Cultural Visit to Indonesia (ICVI) yang digelar pada 16–22 Januari 2026. Sebanyak 11 siswa berprestasi tingkat menengah dari Kuwait mengikuti program ini untuk mengenal lebih dekat kekayaan budaya Nusantara secara langsung. Program ICVI […]

  • Maluku Barat Daya, Benteng Terakhir Laut Dunia: Dugong Berkumpul, Karang Bertahan 200 Tahun

    Maluku Barat Daya, Benteng Terakhir Laut Dunia: Dugong Berkumpul, Karang Bertahan 200 Tahun

    • calendar_month Kam, 5 Feb 2026
    • account_circle Badrin Masuka
    • visibility 24
    • 0Komentar

    JAKARTA – Di sudut timur Indonesia, jauh dari hiruk-pikuk industri dan kota besar, laut Maluku Barat Daya diam-diam menyimpan peran besar bagi planet ini. Ekspedisi ilmiah Kepulauan Romang–Damer 2025 yang digelar Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama WWF Indonesia membuktikan satu hal penting: kawasan ini bukan sekadar indah, melainkan penyangga terakhir keanekaragaman hayati laut dunia […]

  • Mengapa Orang yang Rajin Sholat Bisa Lebih Sehat? Ini Penjelasan Ilmiahnya

    Mengapa Orang yang Rajin Sholat Bisa Lebih Sehat? Ini Penjelasan Ilmiahnya

    • calendar_month Rab, 4 Feb 2026
    • account_circle atz
    • visibility 26
    • 0Komentar

    ILMU kedokteran modern mengungkap fakta menarik tentang tubuh manusia: betis berperan sebagai “jantung kedua” yang membantu mengalirkan darah kembali ke jantung. Yang lebih menarik, gerakan sederhana dalam sholat seperti rukuk dan sujud ikut mengaktifkan pompa alami ini, sehingga berdampak positif bagi kesehatan peredaran darah. Betis dan Mekanisme “Jantung Kedua” Darah yang turun ke kaki harus […]

  • Parapuar Labuan Bajo Dikembangkan Jadi Magnet Wisata Wellness dan Agrowisata

    Parapuar Labuan Bajo Dikembangkan Jadi Magnet Wisata Wellness dan Agrowisata

    • calendar_month Sab, 31 Jan 2026
    • account_circle Badrin Masuka
    • visibility 30
    • 0Komentar

    JAKARTA – Labuan Bajo terus memantapkan langkah sebagai destinasi pariwisata kelas dunia. Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF), satuan kerja di bawah Kementerian Pariwisata, resmi menggandeng dua mitra strategis—PT Terra SparX dan Koperasi Pesantren Al-Ittifaq—untuk memperkuat pengembangan wisata wellness dan agrowisata di kawasan Parapuar, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT). Kerja sama tersebut ditandai […]

  • Nyeri Sendi Kerap Kambuh? Ini 10 Obat Asam Urat Alami dari Tanaman Herbal yang Mudah Ditemukan

    Nyeri Sendi Kerap Kambuh? Ini 10 Obat Asam Urat Alami dari Tanaman Herbal yang Mudah Ditemukan

    • calendar_month Jum, 30 Jan 2026
    • account_circle Gapura News
    • visibility 46
    • 0Komentar

    RASA  nyeri mendadak di persendian, disertai bengkak dan sensasi panas, kerap menjadi “alarm” bagi banyak orang—terutama mereka yang memasuki usia dewasa. Kondisi ini sering dikaitkan dengan asam urat, gangguan kesehatan yang umum dialami pria di atas 30 tahun, meski perempuan juga berisiko, terutama setelah menopause. Serangan asam urat bisa datang tiba-tiba dan bertahan selama beberapa […]

  • Pariwisata Ramah Muslim Jadi Strategi Nasional, Indonesia Bidik Panggung Global

    Pariwisata Ramah Muslim Jadi Strategi Nasional, Indonesia Bidik Panggung Global

    • calendar_month Kam, 29 Jan 2026
    • account_circle Gapura News
    • visibility 37
    • 0Komentar

    JAKARTA — Pemerintah menempatkan pariwisata ramah Muslim sebagai salah satu pilar penting dalam strategi pembangunan ekonomi nasional. Pendekatan ini tidak hanya menyasar sektor pariwisata semata, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat ekosistem ekonomi syariah, menarik investasi berkualitas, dan meningkatkan posisi Indonesia dalam persaingan global. Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa menegaskan, pengembangan layanan ramah Muslim merupakan […]

expand_less