Jelajah Karimunjawa Kini Lebih Mudah, DAMRI Hadirkan Angkutan Perintis Tarif Terjangkau Mulai Rp7.000
- account_circle adam
- calendar_month Sel, 3 Feb 2026
- visibility 23
- comment 0 komentar

DAMRI di Karimun Jawa (dok. rentak.id)
JAKARTA – Wisata bahari Karimunjawa kini semakin mudah dijelajahi. DAMRI resmi mengoperasikan layanan Angkutan Perintis di kawasan kepulauan Karimunjawa sejak 1 Februari 2026, menghadirkan transportasi publik reguler yang menghubungkan berbagai titik penting di pulau tersebut.
Layanan ini sebelumnya telah diresmikan bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas I Jawa Tengah pada Januari lalu. Kini, masyarakat dan wisatawan sudah dapat menikmati layanan angkutan yang aman, nyaman, dan terjangkau untuk menunjang mobilitas harian.
Rute utama yang dilayani mencakup Pelabuhan Karimunjawa–Bandara Dewadaru–Desa Kemujan–Pelabuhan Legon Bajak (pulang pergi), sekaligus menjangkau sejumlah permukiman warga dan pusat aktivitas ekonomi di Karimunjawa. Kehadiran angkutan ini diharapkan memudahkan akses ke pelabuhan, bandara, pasar, hingga kawasan permukiman.
Dengan tarif hanya Rp7.000 per perjalanan, DAMRI mengoperasikan armada Hiace berkapasitas 14 penumpang yang dilengkapi fasilitas AC, GPS tracking, serta kamera pengawas untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan selama perjalanan.
Angkutan Perintis DAMRI melayani lintasan sekitar 55 kilometer dengan waktu tempuh kurang lebih 90 menit. Jadwal keberangkatan pun cukup fleksibel. Untuk rute Karimunjawa menuju Legon Bajak, layanan tersedia mulai pukul 06.00 hingga 15.00 WIB. Sementara arah sebaliknya, Legon Bajak menuju Karimunjawa, dilayani sejak pukul 05.00 hingga 15.00 WIB.
Head of Corporate Communication DAMRI, P. Septian Adri S, mengatakan kehadiran layanan ini menjadi solusi transportasi bagi wilayah kepulauan yang selama ini belum terlayani angkutan umum secara memadai.
“Melalui layanan angkutan perintis ini, DAMRI berupaya menghadirkan akses transportasi publik yang lebih terjangkau dan fleksibel bagi masyarakat Karimunjawa, khususnya untuk mendukung aktivitas harian warga di kawasan kepulauan,” ujarnya.
Ia menambahkan, layanan ini juga diharapkan mampu memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus mendukung pengembangan Karimunjawa sebagai destinasi wisata unggulan yang ramah akses.
Dengan operasional Angkutan Perintis ini, DAMRI tidak hanya menghadirkan sarana transportasi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat keterhubungan wilayah kepulauan secara berkelanjutan—membuat perjalanan di Karimunjawa semakin praktis dan bersahabat bagi semua.
- Penulis: adam
- Editor: regardo sipiroko
