Breaking News
Beranda » Peristiwa » Parapuar Labuan Bajo Dikembangkan Jadi Magnet Wisata Wellness dan Agrowisata

Parapuar Labuan Bajo Dikembangkan Jadi Magnet Wisata Wellness dan Agrowisata

  • account_circle Badrin Masuka
  • calendar_month Sab, 31 Jan 2026
  • visibility 27
  • comment 0 komentar

JAKARTA – Labuan Bajo terus memantapkan langkah sebagai destinasi pariwisata kelas dunia. Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF), satuan kerja di bawah Kementerian Pariwisata, resmi menggandeng dua mitra strategis—PT Terra SparX dan Koperasi Pesantren Al-Ittifaq—untuk memperkuat pengembangan wisata wellness dan agrowisata di kawasan Parapuar, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang disaksikan Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kementerian Pariwisata, Hariyanto, di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Jumat (30/1/2026).

Hariyanto menegaskan, Labuan Bajo dan kawasan Parapuar tidak hanya diposisikan sebagai destinasi unggulan nasional, tetapi juga diproyeksikan menjadi model pengembangan pariwisata Indonesia yang berdaya saing global.

“Pengembangan destinasi harus sejalan dengan penguatan infrastruktur, diversifikasi produk wisata, serta pemenuhan rantai pasok pariwisata yang inklusif. Parapuar kami harapkan menjadi magnet baru pariwisata Labuan Bajo dengan lanskap perbukitan dan hutan yang masih alami,” ujar Hariyanto.

Ia menjelaskan, kolaborasi BPOLBF dengan PT Terra SparX diarahkan untuk mengembangkan wisata wellness dan sport tourism di Lot M dan N Parapuar. Langkah ini sekaligus merespons tren quality tourism global yang menekankan pengalaman berkualitas dan berkelanjutan, serta diharapkan mampu memperpanjang lama tinggal wisatawan.

Dalam rencana investasinya, PT Terra SparX Indonesia akan menghadirkan sejumlah fasilitas unggulan, seperti High Life Glamping sebagai akomodasi glamor berbasis alam terbuka, Ocean Club and Wellness yang mengintegrasikan konsep klub pantai dan pusat kebugaran, serta Racquet Club sebagai fasilitas olahraga modern.

“Saya berharap seluruh pengembangan dilakukan dengan konsep low-impact, selaras dengan alam, dan dapat menjadi contoh destinasi hijau yang berkelanjutan,” tambah Hariyanto.

Selain sektor wellness, penguatan agrowisata juga menjadi fokus kerja sama melalui kolaborasi dengan Koperasi Pesantren Al-Ittifaq. Menurut Hariyanto, sinergi ini penting untuk menghubungkan sektor pariwisata dengan pertanian, sekaligus memperkuat rantai pasok pangan lokal.

Sebelumnya, BPOLBF telah bekerja sama dengan Koperasi Pesantren Al-Ittifaq melalui program pendampingan usaha Pangan Floratama Academy. Program tersebut membuka peluang pengembangan agrowisata di Parapuar sebagai bagian dari strategi pemberdayaan masyarakat dan penguatan ekonomi lokal.

Dalam kerja sama terbaru ini, Koperasi Pesantren Al-Ittifaq berencana memperluas usahanya ke Labuan Bajo dengan mengembangkan konsep agrowisata yang terintegrasi langsung dengan kebutuhan sektor pariwisata.

“Kolaborasi ini menjadi solusi hulu ke hilir. Kita tidak hanya menjual pemandangan, tetapi juga memastikan kebutuhan pangan pariwisata dipenuhi dari Flores sendiri. Inilah wujud pariwisata inklusif berbasis ekonomi sirkular,” kata Hariyanto.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Direktur Utama BPOLBF, Andhy MT Marpaung, menegaskan bahwa penandatanganan MoU ini bukan sekadar formalitas administratif, melainkan fondasi awal kolaborasi strategis jangka panjang.

“Status Labuan Bajo sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas membawa peluang sekaligus tantangan. Karena itu, pembangunan pariwisata harus berorientasi pada kualitas destinasi, keberlanjutan lingkungan, dan penguatan ekonomi masyarakat lokal,” ujar Andhy.

Ia menambahkan, kerja sama dengan PT Terra SparX sejalan dengan visi pengembangan Parapuar sebagai kawasan hijau berbasis wellness dan gaya hidup sehat, sekaligus menghadirkan daya tarik baru yang memperkaya portofolio wisata Labuan Bajo.

Adapun kolaborasi dengan Koperasi Pesantren Al-Ittifaq dinilai strategis dalam memperkuat ketahanan pangan daerah melalui pengembangan agrowisata dan integrasi rantai pasok lokal.

“Melalui kerja sama ini, kami berharap produksi pangan lokal meningkat, peluang usaha masyarakat terbuka lebih luas, dan kebutuhan sektor pariwisata dapat dipenuhi secara berkelanjutan,” tutup Andhy.

  • Penulis: Badrin Masuka
  • Editor: ameri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Air Direbus Tak Selalu Aman: Fakta Sains di Balik Air Mendidih

    Air Direbus Tak Selalu Aman: Fakta Sains di Balik Air Mendidih

    • calendar_month Sel, 10 Feb 2026
    • account_circle atz
    • visibility 18
    • 0Komentar

    SELAMA  bertahun-tahun, merebus air dipercaya sebagai cara paling sederhana dan aman untuk mendapatkan air minum. Keyakinan ini begitu mengakar: selama air sudah mendidih, maka otomatis layak dikonsumsi. Namun, perkembangan sains menunjukkan bahwa anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar. Rebusan Ampuh Lawan Kuman, Tapi Bukan Segalanya Secara ilmiah, merebus air hingga mencapai titik didih sekitar 100 derajat […]

  • Jelajah Karimunjawa Kini Lebih Mudah, DAMRI Hadirkan Angkutan Perintis Tarif Terjangkau Mulai Rp7.000

    Jelajah Karimunjawa Kini Lebih Mudah, DAMRI Hadirkan Angkutan Perintis Tarif Terjangkau Mulai Rp7.000

    • calendar_month Sel, 3 Feb 2026
    • account_circle adam
    • visibility 41
    • 0Komentar

    JAKARTA  – Wisata bahari Karimunjawa kini semakin mudah dijelajahi. DAMRI resmi mengoperasikan layanan Angkutan Perintis di kawasan kepulauan Karimunjawa sejak 1 Februari 2026, menghadirkan transportasi publik reguler yang menghubungkan berbagai titik penting di pulau tersebut. Layanan ini sebelumnya telah diresmikan bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas I Jawa Tengah […]

  • Jepang Baru Meneliti, Rasulullah SAW Sudah Mencontohkan Sejak 1.400 Tahun Lalu

    Jepang Baru Meneliti, Rasulullah SAW Sudah Mencontohkan Sejak 1.400 Tahun Lalu

    • calendar_month Jum, 30 Jan 2026
    • account_circle atz
    • visibility 31
    • 0Komentar

    DI TENGAH  budaya kerja keras yang dikenal ekstrem, Jepang justru memiliki kebiasaan unik yang mungkin mengejutkan banyak orang: tidur siang singkat dianjurkan. Praktik ini dikenal dengan istilah inemuri, yang secara harfiah berarti “hadir sambil tertidur.” Di kantor, kereta, atau ruang publik, seseorang yang tertidur sebentar tidak selalu dianggap malas. Sebaliknya, ia sering dipersepsikan sebagai orang […]

  • Wujudkan Mimpi Anak Indonesia, Mahakarya Pictures Rilis Trailer Resmi Film Petualangan ‘Pelangi di Mars’

    Wujudkan Mimpi Anak Indonesia, Mahakarya Pictures Rilis Trailer Resmi Film Petualangan ‘Pelangi di Mars’

    • calendar_month Sen, 16 Feb 2026
    • account_circle Gapura News
    • visibility 18
    • 0Komentar

    JAKARTA – Mahakarya Pictures merilis trailer resmi film anak bertema petualangan dan fiksi ilmiah, Pelangi di Mars, dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat 13 Februari 2026. Film ini mengangkat kisah perjalanan seorang anak Indonesia di Planet Mars yang mengemban misi penting demi mengatasi krisis air di Bumi. Dikembangkan selama lima tahun, produksi ini menggunakan teknologi Extended […]

  • Bukan Sekadar Konten, Ini Gerakan: Magelang Creator Hub Resmi Dibentuk

    Bukan Sekadar Konten, Ini Gerakan: Magelang Creator Hub Resmi Dibentuk

    • calendar_month Ming, 1 Mar 2026
    • account_circle Gapura News
    • visibility 11
    • 0Komentar

    MAGELANG — Ketika ruang kreatif formal dirasa belum memadai dan ekosistem pendukung belum sepenuhnya terbangun, para kreator lokal memilih bergerak secara mandiri. Sabtu (28/2/2026), di Groundjava Cafe, Grabag, lahir Magelang Creator Hub — sebuah komunitas yang membawa semangat kolaborasi sekaligus refleksi atas kebutuhan ruang kreatif yang lebih terstruktur di Kabupaten Magelang. Selama ini, geliat konten […]

  • Nada Terakhir Ryan Kyoto: Musisi Era 80–90-an Berpulang, Karya Abadi Tinggal Kenangan

    Nada Terakhir Ryan Kyoto: Musisi Era 80–90-an Berpulang, Karya Abadi Tinggal Kenangan

    • calendar_month Rab, 28 Jan 2026
    • account_circle Gapura News
    • visibility 43
    • 0Komentar

    JAKARTA – Nada-nada yang pernah mengisi kejayaan musik Indonesia era 1980–1990-an kini tinggal kenangan. Ryan Kyoto, penyanyi sekaligus pencipta lagu yang karyanya melekat di ingatan banyak penikmat musik Tanah Air, berpulang pada Rabu (28/1/2026) pagi. Ia menghembuskan napas terakhir di RS Polri, Jakarta Timur, pada usia 67 tahun. Musisi bernama asli Risniryan itu meninggal dunia […]

expand_less