Breaking News
Beranda » Parwisata » GEOFEST 2026 Segera Digelar, Toba Caldera Geopark Gaet Dukungan Pakar dan Pelaku Wisata

GEOFEST 2026 Segera Digelar, Toba Caldera Geopark Gaet Dukungan Pakar dan Pelaku Wisata

  • account_circle gardo
  • calendar_month 0 menit yang lalu
  • visibility 1
  • comment 0 komentar

MEDAN – Upaya memperkuat promosi pariwisata Danau Toba terus dimatangkan. Badan Pengelola Toba Caldera UNESCO Global Geopark (TCUGG) menggelar diskusi strategis bersama sejumlah pakar dan pelaku industri wisata di Sekretariat TCUGG, Jalan Rumah Sakit Haji No. 12 Komplek Poltekpar Medan, Kamis (16/4/2026).

Diskusi yang dipimpin langsung oleh General Manager TCUGG, Dr. Azizul Kholis, SE, M.Si, M.Pd itu menghadirkan beragam pemangku kepentingan. Mulai dari pakar geologi, pakar kebudayaan dan kesenian, founder Seribu Goa, tour operator yang fokus mendatangkan wisatawan mancanegara dan domestik, hingga pimpinan Rumah Karya Indonesia.

Sejumlah nama yang hadir di antaranya Nelson Lumban Toruan, Debby Riauni Panjaitan, H. Amsyal, Adryanta Putra Ginting, Tikwan Raya Siregar, Petrus Parlindungan Purba, Berlinana Purba, Johaners Sitompul, Ojax Manalu, dan Ovi Vensus H. Samosir.

Dalam forum tersebut, Dr. Azizul Kholis mengungkapkan bahwa pihaknya akan segera menggelar peluncuran awal rangkaian kegiatan GEOFEST 2026.

“Pada 23 April 2026 nanti kami akan mengadakan soft launching GEOFEST 2026 sebagai langkah awal untuk menyosialisasikan rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan,” ujarnya.

Ia menegaskan, kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga momentum penting untuk memperkuat posisi Danau Toba sebagai destinasi geopark kelas dunia.

Dukungan terhadap rencana tersebut datang dari berbagai pihak. Founder Seribu Goa, Berlinana Purba, menilai GEOFEST merupakan agenda besar yang perlu didukung secara bersama.

“Kegiatan ini adalah event besar, sehingga membutuhkan dukungan dari semua pihak agar pelaksanaannya maksimal dan berdampak luas,” katanya.

Hal senada disampaikan H. Amsyal selaku Owner PT Widy Holidays. Ia menekankan pentingnya sosialisasi yang masif kepada masyarakat.

“Kegiatan ini harus segera disampaikan ke masyarakat luas, agar gaungnya terasa sejak awal dan mampu menarik minat wisatawan,” ucapnya.

Sementara itu, Nelson Lumban Toruan, mantan staf BPODT yang telah pensiun, menyampaikan apresiasinya terhadap konsistensi TCUGG dalam menyelenggarakan event internasional.

“Saya salut kepada Toba Caldera UNESCO Global Geopark yang akan kembali mengadakan GEOFEST ke-7 tahun 2026 ini,” ungkapnya.

Dalam diskusi tersebut juga dipaparkan bahwa The 7th GEOFEST 2026 akan digelar pada 1–5 Juli 2026 di Taman Simalem Resort. Kegiatan ini ditargetkan diikuti sekitar 300 peserta, termasuk dari luar negeri.

Peserta yang diundang meliputi Menteri Pariwisata, Gubernur Sumatera Utara, Gubernur Perak Malaysia, perwakilan kepolisian Malaysia, Konsulat Jenderal Singapura, perwakilan geopark nasional, para ahli, akademisi, serta komunitas.

Di akhir kegiatan diskusi, panitia juga menyerahkan sertifikat kemitraan dari kementerian kepada sejumlah tokoh, yakni Berlinana Purba, H. Amsyal, Nelson Lumban Toruan, dan Johaners Sitompul, sebagai bentuk apresiasi atas dukungan mereka terhadap pengembangan Toba Caldera UNESCO Global Geopark.

  • Penulis: gardo
  • Editor: regardo sipiroko

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dari Lereng Bromo, Museum Tengger Jadi Benteng Terakhir Budaya Suku Tengger

    Dari Lereng Bromo, Museum Tengger Jadi Benteng Terakhir Budaya Suku Tengger

    • calendar_month Rab, 28 Jan 2026
    • account_circle Badrin Masuka
    • visibility 38
    • 0Komentar

    PROBOLINGO –  Upaya pelestarian budaya masyarakat Suku Tengger mendapat tonggak penting dengan diresmikannya Museum Tengger di kawasan kaki Gunung Bromo, Jawa Timur. Museum ini diresmikan langsung oleh Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, sekaligus menjadi penanda tuntasnya proses revitalisasi yang dilakukan secara kolaboratif antara Kementerian Kebudayaan dan Pemerintah Kabupaten Probolinggo. Revitalisasi Museum Tengger digarap melalui sinergi […]

  • Menjaga Rasa Sejak 1965, Kopi Cap Bemo Bertahan di Jantung Pasar Rawamangun

    Menjaga Rasa Sejak 1965, Kopi Cap Bemo Bertahan di Jantung Pasar Rawamangun

    • calendar_month Rab, 4 Feb 2026
    • account_circle adam
    • visibility 31
    • 0Komentar

    JAKARTA – Aroma kopi itu tak pernah benar-benar pergi dari Pasar Rawamangun, Jakarta Timur. Ia bertahan, mengendap, lalu tumbuh bersama waktu. Dari antara hiruk-pikuk pedagang dan deru kendaraan yang datang dan pergi, satu nama terus diseru para penikmat kopi lintas generasi: Toko Kopi Cap Bemo. Kisahnya bermula pada 1965, ketika almarhum Rahman Lahirin bersama istrinya, […]

  • Pariwisata Ramah Muslim Jadi Strategi Nasional, Indonesia Bidik Panggung Global

    Pariwisata Ramah Muslim Jadi Strategi Nasional, Indonesia Bidik Panggung Global

    • calendar_month Kam, 29 Jan 2026
    • account_circle Gapura News
    • visibility 33
    • 0Komentar

    JAKARTA — Pemerintah menempatkan pariwisata ramah Muslim sebagai salah satu pilar penting dalam strategi pembangunan ekonomi nasional. Pendekatan ini tidak hanya menyasar sektor pariwisata semata, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat ekosistem ekonomi syariah, menarik investasi berkualitas, dan meningkatkan posisi Indonesia dalam persaingan global. Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa menegaskan, pengembangan layanan ramah Muslim merupakan […]

  • Maluku Barat Daya, Benteng Terakhir Laut Dunia: Dugong Berkumpul, Karang Bertahan 200 Tahun

    Maluku Barat Daya, Benteng Terakhir Laut Dunia: Dugong Berkumpul, Karang Bertahan 200 Tahun

    • calendar_month Kam, 5 Feb 2026
    • account_circle Badrin Masuka
    • visibility 21
    • 0Komentar

    JAKARTA – Di sudut timur Indonesia, jauh dari hiruk-pikuk industri dan kota besar, laut Maluku Barat Daya diam-diam menyimpan peran besar bagi planet ini. Ekspedisi ilmiah Kepulauan Romang–Damer 2025 yang digelar Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama WWF Indonesia membuktikan satu hal penting: kawasan ini bukan sekadar indah, melainkan penyangga terakhir keanekaragaman hayati laut dunia […]

  • Pariwisata 2025 Melejit, Devisa Tembus Rp1.100 Triliun — Tapi Infrastruktur dan Kualitas Destinasi Masih Jadi Sorotan

    Pariwisata 2025 Melejit, Devisa Tembus Rp1.100 Triliun — Tapi Infrastruktur dan Kualitas Destinasi Masih Jadi Sorotan

    • calendar_month Jum, 13 Feb 2026
    • account_circle Badrin Masuka
    • visibility 19
    • 0Komentar

    JAKARTA — Sektor pariwisata Indonesia mencatatkan kinerja impresif sepanjang 2025. Pemerintah mengklaim hampir seluruh target utama terlampaui, dari kontribusi terhadap produk domestik bruto (PDB), penciptaan lapangan kerja, hingga lonjakan kunjungan wisatawan. Namun di balik deretan angka positif tersebut, sejumlah catatan kritis tetap mencuat, terutama terkait kualitas destinasi, pemerataan manfaat, dan daya dukung infrastruktur. Menteri Pariwisata, […]

  • Mengapa Orang yang Rajin Sholat Bisa Lebih Sehat? Ini Penjelasan Ilmiahnya

    Mengapa Orang yang Rajin Sholat Bisa Lebih Sehat? Ini Penjelasan Ilmiahnya

    • calendar_month Rab, 4 Feb 2026
    • account_circle atz
    • visibility 21
    • 0Komentar

    ILMU kedokteran modern mengungkap fakta menarik tentang tubuh manusia: betis berperan sebagai “jantung kedua” yang membantu mengalirkan darah kembali ke jantung. Yang lebih menarik, gerakan sederhana dalam sholat seperti rukuk dan sujud ikut mengaktifkan pompa alami ini, sehingga berdampak positif bagi kesehatan peredaran darah. Betis dan Mekanisme “Jantung Kedua” Darah yang turun ke kaki harus […]

expand_less